Remaja Masjid Al-Muarrafah

Remaja Masjid Al-Muarrafah Kp. Pos Nirwana Estate Rt 03/10 Pakansari Cibinong

Thumbnail Recent Post

Gambar Foto Masjid jami Al Muarrafah

Masjid Jami Al Muarrafah Kp.Pos Cikaret Nirwana Estate Rt.03 RW.10 Pakansari Cibinong Bogor 16915 pengurus DKM Ketua HIA Kafludin Sekretaris Masrih. S.Si , Nasiruddin. AMd Bendahara H. Machmud

Gambar Foto Masjid jami Al Muarrafah

Foto masjid jami Al Muarrafah tampak dari depan yang sampai saat ini masih membutuhkan bantuan dana untuk renovasi masjid terutama untuk pagar depan masjid. untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 021.8750170 (H.Machmud) atau 0817.901.9102 (Masrih. S.Si) atau 0816.135.4762 (Nasiruddin, AMd)

Gambar Foto Masjid jami Al Muarrafah

Investasikan harta anda untuk tujuan akhirat kelak. Salurkan bantuan anda ke Masjid Jami Al Muarrafah melalui Bank Syariah Mandiri cabang cibinong No. Rekening 043 003 405 3 a/n Nasiruddin dan Masrih qq Masjid Jami Al Muarrafah

Gambar Foto Masjid jami Al Muarrafah

Foto masjid jami Al Muarrafah tampak dari dalam pengimbaran Imam, sampai saat ini Masjid Al Muarrafah masih membutuhkan bantuan dana untuk renovasi masjid terutama untuk pagar depan masjid. untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 021.8750170 (H.Machmud) atau 0817.901.9102 (Masrih. S.Si) atau 0816.135.4762 (Nasiruddin, AMd)

Gambar Foto Masjid jami Al Muarrafah

Investasikan harta anda untuk tujuan akhirat kelak. Salurkan bantuan anda ke Masjid Jami Al Muarrafah melalui Bank Syariah Mandiri cabang cibinong No. Rekening 043 003 405 3 a/n Nasiruddin dan Masrih qq Masjid Jami Al Muarrafah


DOSA-DOSA JIKA MENINGGALKAN SHOLAT FARDHU

4 Mei 2013 @maja

Assalamualikum Wr. Wb.

Semalam saya mengikuti pengajian remaja masjid Al-Mu'arrafah, yang rutin dilaksanakan setiap Jum'at malam Sabtu Ba'da Isya di Majlis Ta'lim Al-Mu'arrafah. Bersama Ust. Deddy dan pembina Remaja Ibu Mihayati juga ketua Remajanya M. Darmawansyah, saya bersama kawan-kawan remaja putra maupun putri sangat bersemangat menyimak Tausiah yang disampaikan pa Ustadz. Beliau menyampaikan dosa-dosa jika kita meninggalkan sholat Fardhu  :

Berikut dosa bila meninggalkan shalat fardhu :

1. Shalat Subuh :
satu kali meninggalkan akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 60.000 tahun di dunia.

2. Shalat Dzuhur :
satu kali meninggalkan dosanya sama dengan membunuh 1.000 orang umat islam.

3. Shalat Ashar :
satu kali meninggalkan dosanya sama dengan menutup/ meruntuhkan ka’bah.

4. Shalat Maghrib :
satu kali meninggalkan dosanya sama dengan berzina dengan orangtua.

5. Shalat Isya :
satu kali meninggalkan tidak akan di ridhoi Allah SWT tinggal di bumi atau di bawah langit serta makan dan minum dari nikmatnya.

6 Siksa di Dunia Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu :
1. Allah SWT mengurangi keberkatan umurnya.
2. Allah SWT akan mempersulit rezekinya.
3. Allah SWT akan menghilangkan tanda/cahaya sholeh dari raut wajahnya.
4. Orang yang meninggalkan sholat tidak mempunyai tempat di dalam islam.
5. Amal kebaikan yang pernah dilakukannya tidak mendapatkan pahala dari Allah SWT.
6. Allah tidak akan mengabulkan do'anya.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Sholat Fardhu Ketika Menghadapi Sakratul Maut :
1. Orang yang meninggalkan sholat akan menghadapi sakratul maut dalam keadaan hina.
2. Meninggal dalam keadaan yang sangat lapar.
3. Meninggal dalam keadaan yang sangat haus.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Sholat Fardhu di Dalam Kubur :
1. Allah SWT akan menyempitkan kuburannya sesempit sempitnya.
2. Orang yang meninggalkan sholat kuburannya akan sangat gelap.
3. Disiksa sampai hari kiamat tiba.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Sholat Fardhu Ketika Bertemu Allah :
1. Orang yang meninggalkan sholat di hari kiamat akan dibelenggu oleh malaikat.
2. Allah SWT tidak akan memandangnya dengan kasih sayang.
3. Allah SWT tidak akan mengampunkan dosa-dosanya dan akan di azab sangat pedih di neraka.

Mengenai balasan bagi orang yang meninggalkan Sholat Fardu:
"Rasulullah SAW, diperlihatkan pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu, Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya.

Lalu Rasulullah bertanya:
"Siapakah ini wahai Jibril"?

Jibril menjawab:
"Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Sholat fardhu". (Hadits Riwayat
Tabrani, sanad shahih)

Subhanallah semoga kita selalu dalam perlindungan Allah dan selalu diberikan kesempatan untuk bertaubat atas semua dosa-dosa yang telah kita lakukan.. Aminnnn..... JANGAN SAMPAI LUPA SHOLAT FARDHU lagi ya........


 



 

 

 

 

 

 Kekuatan Istighfar

4 Mei 2013 at 10dosabesar.blogspot.com #Atmaja


 Semoga Allah SWT selalu memberikan kita kesempatan untuk bertaubat dan memohon ampunan atas semua dosa-dosa yang kita lakukan.aminn.....Sahabatku ayo kita mulai dari sekarang dawamkan selalu ISTIGHFAR.
Kekuatan Istighfar

astaghfirullaahal 'adzhiim

Artinya :
"Aku memohon ampunan Allah Yang Maha Agung"

(1.) Apakah Anda ingin perasaan Anda; nyaman, lapang dada, jiwa tenang, hati tentram dan mendapatkan kenikmatan yang baik? Jika ya, maka Anda harus beristighfar! 
QS. Huud [11] : 3

wa-anis-taghfiruu Robbakum tsumma tuubuu ilayhi yumatti'kum-mataa'an hasanan ilaa ajalim-musamman wayu' ti kulla dzii fadhlin fadhlahu, wa-in tawallaw fa-inii akhoofu 'alaykum 'adzaaba yawmin kabiiri.

[11:3] dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.



(2.) Apakah Anda ingin badan kuat, tubuh sehat, selamat dari bencana, malapetaka dan penyakit? Jika ya, maka Anda harus beristighfar!
QS. Huud [11] : 52

wayaa qawmis-taghfiruu Robbakum tsumma tuubuu ilayhi yursilis-samaa-a 'alaykum midraaran wayazidkum quwwatan ilaa quwwatikum walaa tatawallaw mujrimiin

[11:52] Dan (dia berkata): "Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa."


(3.) Apakah Anda ingin menghindari musibah, selamat dari bala' dan aman dari fitnah serta cobaan? Beristighfarlah!
QS. Al Anfaal [8] : 33

wamaa kaanallaahu liyu'adz-dzibahum wa-anta fiihim, wamaa kaanallaahu mu'adz-dzibahum wahum yastaghfiruun

[8:33] Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun [608]



[608] Di antara mufassirin mengartikan "yastaghfiruuna" dengan bertaubat dan ada pula yang mengartikan bahwa di antara orang-orang kafir itu ada orang muslim yang minta ampun kepada Allah.


(4.) Apakah Anda ingin hujan lebat, keturunan yg baik, anak sholeh, harta yang halal, dan rezeki yang melimpah? Maka hendaklah Anda beristighfar! 
QS. Nuh [71] : 10
faqultus-taghfiruu Robbakum innahu kaana ghoffaaroo.

[71:10] maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun,

QS. Nuh [71] : 11
yursilis-samaa-a 'alaykum midrooroo

[71:11] niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,
QS. Nuh [71] : 12

wayumdidkum bi-amwaalin wabaniina wayaj'al lakum jannaatin wayaj'al lakum anhaaroo

[71:12] dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.

(5.) Apakah Anda ingin menghapus dosa-dosa, memperbanyak kebaikan dan mengangkat derajat? Hendaklah Anda beristighfar!
QS. Al Baqarah [2] : 58

wa-idz qulnaad-khuluu haadzihil-qoryata fakuluu minhaa haytsu syi' tum raghodan wad-khuluul-baaba sujjadan waquuluu hith-thotun naghfir lakum khathooyaakum, wasanaziidul-muhsiniin

[2:58] Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman: "Masuklah kamu ke negeri ini (Baitul Maqdis), dan makanlah dari hasil buminya, yang banyak lagi enak dimana yang kamu sukai, dan masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud [54], dan katakanlah: "Bebaskanlah kami dari dosa", niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu, dan kelak Kami akan menambah (pemberian Kami) kepada orang-orang yang berbuat baik".

[54] Maksudnya menurut sebagian ahli tafsir: menundukkan diri. 

Wallahu a'lam bish-showâb

(Dikutip dari buku "Hidup Yang Menakjubkan" penulis: Dr. A'idh Al Qarni, M.A.)

» Dawamkan setiap sehabis Shalat Fardhu maupun Shalat Sunnah, atau saat di jalan (berkendaraan maupun berjalan) :



Astaghfirullaaahal'adziim... Sebanyak-banyaknya..
Astaghfirullaahal 'adzhiiim 


Ayo datang Sholat Shubuh Gabungan di Masjid Al-Mu'arrafah Ahad, 24 Maret 2013


Cibinong, 23 Maret 2013 by  :.Maja Machmud
“Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang

munafik adalah shalat Isya’dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa
yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah
di masjid) sekalipun dengan merangkak”(HR Al-Bukhari dan Muslim).

Alhamdulillah tadi malam saya mengikuti pengajian bersama Remaja Masjid Almu'arrafah, yang sedianya rutin dilaksanakan setiap Jum'at malam Sabtu jam 19:30 Wib di majlis Ta'lim Al-Mu'arrafah. Kami di informasikan oleh pembina remaja (Ibu Mihayati) bahwa nanti pada hari Minggu 24 Maret 2013 akan diadakan Shubuh Gabungan dari seluruh jamaah se Kecamatan Cibinong. Sadar akan banyak manfaatnya kegiatan tersebut maka saya niatkan ingin mengikuti Shubuh gabungan tersebut... semoga Allah mengabulkan niat saya tersebut.. aminnnn...

Seorang penguasa Yahudi pernah berkata, "kami baru takut terhadap umat Islam jika mereka telah melaksanakan Shalat Subuh seperti melaksanakan Sholat Jum'at" 

Dibalik pelaksanaan dua rekaat di ambang fajar, tersimpan rahasia yang menakjubkan. Banyak permasalahan yang bila di runut bersumber dari pelaksanaan shalat Subuh yang disepelekan. Itulah sebabnya para sahabat Nabi berusaha sekuat tenaga agar tidak kehilangan waktu emas itu. Pernah, suatu ketika mereka trlambat shalat Subuh dalam penaklukan benteng Tstar.'Tragedi' ini membuat sahabat semisal Anas bin Malik selalu menangis bila mengenangnya. 

Yang menarik, Subuh ternyata juga menjadi waktu peralihan dari era jahiliyah menuju era tauhid. Kaum'Ad, Tsamud, dan kaum pendurhaka lainnya, dilibas petaka pada waktu Subuh-yang menandai berakhirnya dominasi jahiliyah dan munculnya cahaya tauhid. 

Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang
banyak berjalan dalam kegelapan (waktu Isya’ dan Subuh) menuju masjid dengan
cahaya yang sangat terang pada hari kiamat” [HR. Abu Dawud, At-Tarmidzi dan
Ibnu Majah]

Allah akan memberi cahaya yang sangat terang pada
hari kiamat nantinya kepada mereka yang menjaga Shalat Subuh berjamaah (bagi
kaum lelaki di masjid), cahaya itu ada dimana saja, dan tidak mengambilnya
ketika melewati Sirath Al-Mustaqim, dan akan tetap bersama mereka sampai mereka
masuk surga, Insya Allah.
“Shalat berjamaah (bagi kaum lelaki) lebih utama
dari shalat salah seorang kamu yang sendirian, berbanding dua puluh tujuh kali
lipat. Malaikat penjaga malam dan siang berkumpul pada waktu shalat Subuh”.
“Kemudian naiklah para Malaikat yang menyertai kamu pada malam harinya, lalu
Rabb mereka bertanya kepada mereka – padahal Dia lebih mengetahui keadaan
mereka – ‘Bagaimana hamba-2Ku ketika kalian tinggalkan ?’ Mereka menjawab,
‘Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat dan kami jumpai mereka dalam
keadaan shalat juga’. ” [HR Al-Bukhari]
Sedangkan bagi wanita – walau shalat di masjid
diperbolehkan – shalat di rumah adalah lebih baik dan lebih banyak pahalanya,
yaitu yang mengerjakan shalat Subuh pada saat para pria sedang shalat di
masjid. Ujian yang membedakan antara wanita munafik dan wanita mukminah adalah
shalat pada permulaan waktu.
Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:
“Janganlah kamu melarang hamba-hamba (wanita) Allah pergi ke masjid-masjid
Allah, dan rumah-rumah mereka lebih baik bagi mereka, dan hendaklah mereka
keluar dengan memakai pakaian yang apik.”
“Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia
berada dalam jaminan Allah. Shalat Subuh menjadikan seluruh umat berada dalam
jaminan, penjagaan, dan perlindungan Allah sepanjang hari. Barang siapa
membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga
Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka” [HR Muslim, At-Tarmidzi dan Ibnu
Majah]
Jadi Tunggu apalagi Ayo kita Sholat Shubuh berjamaah...........MULAI SEKARANG ya,,,,,,. semoga Allah meridhoi niat kita aminnnn........
(qalbunsalima&goodreads)





Khamenei: ‘Iran Akan Musnahkan Tel Aviv Dan Haifa’

By  on March 22, 2013
kho
IRAN akan “memusnahkan” kota-kota Israel seperti Tel Aviv dan Haifa jika diserang oleh negara Yahudi Israel, pemimpin tertinggi Syiah Iran Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan pada hari Kamis kemarin (21/3/2013).
“Para pemimpin rezim Zionis dari sekarang selalu mengancam Iran dengan serangan militer,” kata Khamenei dalam pidato yang disiarkan televisi langsung dari kota suci Syiah di timur laut Mashhad.
“Mereka harus tahu bahwa jika mereka melakukan tindakan seperti itu hanya akan mengakibatkan blunder bagi mereka, republik ‘Islam’ Iran akan memusnahkan Tel Aviv dan Haifa,” tegasnya. (sebagai catatan, sejak dari dulu Iran selalu mengancam akan serang Israel, namun sampai detik ini belum ada satu pun roket yang ditembakkan dari Iran menghantam wilayah Israel)
Pernyataan ini datang setelah Israel menyambut jaminan dari Presiden AS Barack Obama terkait penolakan dirinya pada program nuklir Iran, kata seorang menteri kabinet Israel Kamis kemarin.
“Presiden secara tegas berkomitmen untuk bertindak menentang program nuklir Iran dan akan memperkuat kerjasama militer secara diplomatik dan intelijen antara kedua negara (AS-Israel),” kata menteri Intelijen Israel yang baru dilantik Yuval Steinitz.
“Presiden juga mengumumkan dimulainya pembahasan mengenai perpanjangan bantuan militer AS ke Israel melampui tahun 2017,” kata Steinitz, yang juga bertanggung jawab untuk urusan hubungan internasional.(fq/islampos/afp)


Ilustrasi Pelitnya Kita Untuk Akhirat

By  on March 5, 2013

yaumul-mizan-19033INI bantahan kepada mereka yang berdalih bahwa dunia dan akhirat harus seimbang. Tetapi pada kenyataannya hanya sibuk dengan keperluan perut, keperluan barang dan keperluan duniawi yang lainnya sehingga enggan bersedekah dan menyisihkan sedikit hartanya di jalan Allah. dan menggunakan kata-kata di awal tadi sebagai senjata untuk menolak mempersiapkan akhiratnya sebaik-baiknya.
Maha Benar Allah atas segala firman-Nya. Dalam Qur’an Allah telah berfirman yang artinya: “Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya, Dan Sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya, Dan Sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.” (Qs. Al-Aadiyat: 6-8)
Kebanyakan dari manusia lupa bahwa yang memberi rezeki adalah Allah. mereka lalai dan sombong karena menganggap bahwa harta yang mereka miliki adalah hasil kerja keras mereka seutuhnya sehingga sesuka hati mereka ingin dipakai untuk apa. dan mereka yang sedemikian pun sungguh bukanlah manusia yang pandai bersyukur.
Adapun syukur atas rezeki sebenarnya sangat tidak cukup jika hanya diucapkan dibibir. hanya dengan mengucapkan Alhamdulillah tanpa dilanjutkan dengan perbuatan yang nyata. bukankah syukur itu lebih nyata jika kita melanjutkannya dengan menyisihkan sebagian kecil darinya untuk disedekahkan? Lantas jika kita mendapatkan rezeki kemudian enggan menyisihkan sebagian darinya dan beranggapan ucapan Alhamdulillah sebagai tanda syukur telah cukup untuk menyeimbangkan kebutuhan dunia dan akhirat kita?
Ya memang benar Allah tidak membutuhkan rezeki kita dibagi dengan Nya sebab Allah itu maha Kaya. tetapi bukankah ada saudara-saudara kita yang membutuhkannya? Dan jika kita menyisihkannya dengan bersedekah bukankah kita telah menambah harta kita untuk kebutuhan akhirat? Apakah kita melupakan akhirat sehingga kikir terhadap keperluan kita menggapai akhirat? bukankah harta yang disedekahkan akan menjadi pahala buat kita?. sungguh sangat pelit diri kita atas kebutuhan kita terhadap bekal akhirat.
Seberapa pelitnya kita selama ini untuk akhirat kita? mari sedikit berilustrasi mengenai pengeluaran kita mengenai harta kita untuk akhirat dan dunia. adapun ilustrasi ini hanyalah ilustrasi kasar apa adanya. tetapi bisa dijadikan sedikit bahan renungan . . .
UNTUK AKHIRAT:
Kapan kita menyisihkan sebagian harta kita kepada kebutuhan kita untuk akhirat? Saat pembayaran zakat fitrah? Berapa?
Sekitar 2,5 kg beras? 2,5 x harga beras kualitas medium +- 8.000 rupiah. 2,5×8.000 = 20.000
Dari zakat 20.000 rupiah pertahun
Masukin kotak infak saat jum’atan? Berapa? rp 500? atau rp 1000? Atau Rp 2000 mungkin?
2000×4 = 8000
8000×12 = 96.000
Dari infak jum’at = 96.000
Infak shalat ied misalkan = 5000
x2 shalat Ied setahun = 10.000
Jadi totalnya 20.000
96.000
10.000
————————+
126.000
Berapa usia kita saat ini?
Jika usia 21 tahun,… berati 21x 126.000 = 2.646.000
Berarti kita menyisihkan harta kita untuk dibelanjakan kebutuhan akhirat adalah Rp. 2.646.000 rupiah sejak lahir hingga usia 21 tahun (kurang lebih). Bahkan lebih murah daripada harga HP Samsung I8190 Galaxy S III mini bekas. yang saya baca di tabloid  masih 3 jutaan.
Bayangkan,…. kita hendak menukar HP Samsung I8190 Galaxy S III mini bekas dengan syurga firdaus dan mengharapkan uang kembalian pula.
UNTUK DUNIA
Makan sehari 5000 (misalkan)
Pulsa Hp seminggu 5000 (misalkan)
Pulsa modem sebulan 50.000 (misalkan)
beli baju setahun sekali 25.000 (misalkan)
lain-lain seminggu 10.000 (Umpamanya)
5000×30 = 150.000(sebulan) x 12 = 1.800.000 (setahun)
5000×4 = 20000(sebulan) x 12 = 240.000 setahun
50.000×12 = 600.000 setahun
10000×4 = 40.000 (sebulan) x12 = 480.000 (setahun)
25.000
————————————————————————+
Total biaya hidup setahun = 3.145.000 Setahun
Nambah dikit dah dapet HP Samsung I8190 Galaxy S III mini yang baru.
PERBANDINGAN:
AKHIRAT 21 TAHUN SETARA HP: Samsung I8190 Galaxy S III mini bekas (ada kembalian)
DUNIAWI 1 TAHUN SETARA HP: Samsung I8190 Galaxy S III mini Baru (nombok dikit)
Mari kita renungkan sejenak dan menilai-nilai dan menimbang-nimbang kembali sudah kemana saja rezeki yang Allah berikan kepada kita tersalurkan? apakah lebih banyak manfaatnya untuk kita atau lebih banyak sia-sianya bahkan menjadi dosa bagi kita (jika digunakan untuk maksiat).
Bukankah rezeki yang Allah berikan kepada kita itu layaknya modal? dan tujuan dari perniagaannya adalah akhirat?. jika modal kita habiskan untuk hal yang sia-sia maka bagaimana kita bisa berniaga untuk mendapatkan akhirat?.
Wahai saudaraku seiman se Islam, marilah kita berinvestasi di jalan Allah. sebagian dari rezeki yang Allah berikan kepada kita mari kita fungsikan benar-benar sebagai modal menuju akhirat. memang benar kita membutuhkan rezeki untuk memenuhi kehidupan kita di dunia. itu tidak salah. yang salah jika kita menjadidan rezeki itu semata-mata untuk memenuhi kehidupan duniawi kita sehingga kita menyepelekan dan menomorduakan fungsi sebenarnya yaitu menjadi modal menuju akhirat kelak. bukankan semua yang ada di muka bumi ini adalah cobaan?
Ilustrasi ini semoga bisa membantahkan sanggahan mereka yang enggan bersedekah dan berinfak dengan berdalih masih kekurangan ini dan itu padahal sesungguhnya mereka masih memiliki harta yang mencukupi untuk kebutuhan hidupnya dan tidaklah mereka dalam keadaan kekurangan. adapun sebagian diantara mereka enggan bersedekah sedangkan mereka selalu berlebih-lebihan dalam harta. sesungguhnya mereka seharusnya malu kepada Allah dan kepada diri mereka sendiri.
dan yang terakhir pesan saya:
“JIKA IBADAHMU TERNOMOR DUAKAN URUSAN DUNIA, DAN AMALMU TIDAK SEBANDING DENGAN KECINTAANMU TERHADAP DUNIA, BAGAIMANA KAU BISA MENYEIMBANGKAN KEDUANYA SEDANGKAN SELISIH BERATNYA BEGITU JAUH?”



Mengapa Dajjal Disebut Al-Masih?

By  on February 18, 2013
representation-of-al-dajjal
SEBENARNYA jika orang mau berpikir sejenak saja, pasti akan menemukan kebenaran, mengapa Dajjal disebut Masihid-Dajjal. Mengapa Dajjal disebut al-Masih? Karena Dajjal selalu menunaikan tugasnya atas nama “al-Masih”, yang julukan ini diberikan oleh Allah kepada nabi ‘Isa berdasarkan wahyu-Nya.
Diberikannya julukan al-Masih kepada Dajjal menunjukkan, bahwa Dajjal akan menunaikan pekerjaan atas nama orang suci ini, dan inilah sebenarnya yang menyebabkan dia disebut Dajjal atau penipu, karena ia menggunakan nama “al-Masih”, seorang Nabi dan hamba Allah yang tulus, tetapi ia berbuat sesuatu yang bertentangan sama sekali dengan ajaran beliau.
Al-Masih ‘Isa mengajarkan bahwa Allah itu Esa, dan tak ada Tuhan selain Dia yang wajib disembah; tetapi Dajjal mengangkat nabi ‘Isa itu sendiri sebagai Tuhan. Selanjutnya, al-Masih ‘Isa mengajarkan bahwa semua Nabi adalah hamba Allah yang tulus, tetapi Dajjal mengutuk semua Nabi yang suci sebagai orang berdosa.
Mengapa demikian ? Karena jika para Nabi Utusan Allah ini tak dikutuk sebagai orang berdosa, maka tak perlu timbul Putra Allah yang tak berdosa, untuk menebusi dosa sekalian manusia.
Selanjutnya, al-Masih ‘Isa mengajarkan bahwa setiap orang akan mendapat ganjaran atau hukuman sesuai perbuatan yang ia lakukan, tetapi Dajjal yang berkedok al-Masih mengajarkan bahwa Putra Allah sudah cukup menebusi dosa ummat Kristen.
Al-Masih ‘Isa mengajarkan bahwa orang kaya tak dapat masuk dalam kerajaan Surga, tetapi Dajjal yang mengaku-ngaku al-Masih mengajarkan supaya manusia menumpuk-numpuk kekayaan. Singkatnya, kitab-kitab Hadits menggunakan julukan “Al-Masihid Dajjal” hanyalah untuk menjelaskan, bahwa Dajjal adalah nama lain belaka bagi agama Kristen sekarang ini.
Nama Al-Masih dan agama al-Masih hanyalah digunakan sebagai kedok untuk menutupi penipuan (dajala) yang ada di belakang itu. [islampos/islamsiana]